Negara Eropa Barat adalah negara-negara di
bagian barat benua Eropa. Eropa merupakan salah satu benua selain Amerika,
Asia, Australia, dan Afrika. Benua ini berbatasan dengan Samudra Artik di
utara, Samudra Atlantik di sebelah barat, dan Laut Tengah di sebelah selatan.
Perbatasan sebelah timur adalah Asia dengan adanya perbedaan budaya yang
dimiliki.
Benua Eropa tergabung dalam Uni Eropa,
yang merupakan perkumpulan negara-negara Eropa. Benua Eropa terdiri atas
beberapa negara, antara
lain Albania, Andorra, Austria, Belanda, Belgia, Bosnia
dan Herzegovina, Britania Raya, Bulgaria, Ceko, dan lain-lain.
Istilah negara Eropa Barat dan
Eropa Timur sendiri dikenal sejak akhir Perang Dunia II. Eropa Barat terdiri
atas negara-negara yang waktu itu tidak diduduki oleh Uni Soviet dan tidak
dikuasai oleh komunis. Menurut PBB, negara-negara yang merupaka anggota Eropa
Barat, yaitu
Austria, Belgia, Prancis, Liechtenstein, Jerman, Luksemburg, Monako, Belanda,
dan Swiss.
Negara Eropa Barat dan
Kebudayaan Barat
Saat ini negara-negara di Eropa bagian
barat lebih dikenal karena bidang ekonominya, bukan politik seperti pada masa
setelah Perang Dunia II. Negara-negara ini juga dikenal lebih maju
perekonomiannya dibandingkan dengan saudaranya yang berada di Eropa Timur.
Kemajuan ini bisa dibilang berawal dari
kemajuan budaya dan ilmu pengetahuannya yang ada di negara Eropa Barat yang
dulu terdapat daerah bernama Andalusia. Andalusia sempat dikuasai oleh kaum
Islam sampai akhirnya terjadi perebutan kekuasaan sehingga menjadi seperti saat
ini. Bagian benua Eropa ini juga menjalin kerja sama dengan negara-negara di
Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oceania.
Negara-negara di Eropa bagian barat ini
memiliki kebudayaan barat dengan konsep ekonomi yang liberal dan kapitalistik.
Sebagian besar negara-negara tersebut termasuk dalam Uni Eropa. Uni Eropa
merupakan organisasi persatuan negara-negara di Eropa yang terbentuk pada
tanggal 1 Januari 2007. Uni Eropa mengatur kegiatan-kegiatan di berbagai bidang
termasuk kerja sama di antara mereka. Uni Eropa didirikan untuk
mempersatukan negara-negara di Eropa mencapai tujuannya secara bersama-sama.
Telah disebutkan sebelumnya bahwa
negara-negara Eropa bagian barat memiliki kebudayaan barat. Budaya barat
dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain pengaruh budaya klasik Renaisance
Yunani dan Romawi.
Budaya ini memengaruhi sifat-sifat dari
orang Eropa yang cenderung rasionalisme dan demokratis. Mereka sangat mengakui
adanya hak asasi manusia. Hal ini yang mungkin dapat mendorong “kebebasan” yang
sering kita lihat sedikit berlebihan dalam mengakui hak asasi manusia, berbeda
dengan orang-orang Asia yang menganut budaya ketimuran yang lebih terikat pada
norma-norma dan adat. Meski demikian bukan berarti budaya barat itu
"buruk" dengan kebebasannya.
Pengaruh lainnya adalah pengaruh alkitab
atau kristianisasi. Pengaruh ini membangun pola pikir masyarakat berdasarkan
pemikiran rohani, adat, etika, dan moral. Bisa kita lihat, sebagian besar
penduduk Eropa menganut agama tersebut. Selain itu, Eropa Barat ternyata turut
menyumbang lahirnya budaya Barat berkaitan dengan seni, musik, tradisi, dan
budaya-budaya yang berkembang saat ini.
Kebudayaan Beberapa
Negara Eropa Barat
Kebudayaan, tentu berbeda-beda di setiap
daerah. Begitu pula dengan negara Eropa Barat. Berikut ini kita
akan membahas beberapa kebudayaan negara-negara di Eropa Barat.
1. Kebudayaan Austria
Kebudayaan yang saat ini terdapat di
Austria sangat dipengaruhi oleh negara-negara di sekitar negara ini.
Negara-negara dan daerah yang memengaruhi budaya Austria, antara lain Italia,
Polandia, Jerman, Hungaria, dan Bohemia. Jika mendengar kata Austria yang
sering kita dengar tentang budayanya adalah musiknya. Saat ini, banyak
orang dari luar negeri yang belajar musik di Austria.
Vienna, sebagai ibukota Austria
disebut-sebut sebagai kota penting pusat perkembangan musik. Banyak musisi
klasik yang berkaitan dengan kota ini, seperti Beethoven, Mozart, dan Strauss.
Selain musik, budaya di Austria lainnya
juga berkembang dengan baik. Budaya-budaya tersebut, antara lain arsitektur,
literature, komik, film, teater, dan lain-lain. Seni dan budaya yang berkembang
tersebut sudah terkenal sampai ke mancanegara, misalnya film. Ada festival film
internasional yang rutin diadakan di Vienna, yaitu Vienna Internasional Film
Festival.
2. Kebudayaan Belgia
Kebudayaan Belgia dapat dilihat dari
bahasa yang mereka gunakan. Orang-orang Belgia memiliki dua bahasa yang sering
digunakan, yaitu bahasa Inggris dan Prancis. Beberapa seni budaya yang menonjol
di negara ini, antara lain museum, literatur, musik, sinematografi, komik, dan
gastronomi. Salah satu museum yang ternama di Belgia adalah The Royal Museum
for Fine Arts. Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi dari beberapa seniman
besar. Museum ini juga memiliki bioskop dan tempat pertunjukan.
3. Kebudayaan Prancis
Negara ini memang dikenal sebagai pusat
mode dunia. Perkembangan fashion yang terdapat di negara ini
menjadi acuan bagi negara-negara lain lain. Perancang-perangcang mode ternama
juga banyak yang berasal dari Prancis. Rumah mode ternama asal Prancis, antara
lain Chanel, Givenchi, dan Dior.
Selain mode atau fashion, seni dan budaya
lain juga berkembang dengan baik. Salah satunya adalah makanan. Makanan Prancis
sudah cukup dikenal dan disukai oleh masyarakat internasional. Terdapat
kebiasaan yang berbeda antara daerah bagian utara Prancis dan bagian selatan
Prancis. Untuk daerah bagian utara terbiasa menggunakan butter untuk
memasak sedangkan daerah bagian selatan menggunakan olive oil.
4. Kebudayaan Jerman
Kebudayaan Jerman dimulai sejak lama,
sebelum terbentuknya negara ini. Orang-orang Jerman menggunakan bahasa mereka
sendiri, yaitu bahasa Jerman. Bahasa Jerman merupakan salah satu bahasa resmi
di Uni Eropa. Kebudayaan Jerman yang cukup terkenal adalah literaturnya.
Penulis ternama dari Jerman, antara lain Johann Wolfgang v. Goethe, Friedrich
Schiller, Brothers Grimm, Thomas Mann, dan Herman Hesse.
Selain literaturnya, Jerman juga terkenal
dengan olahraga sepakbola. Kejuaraan dunia beberapa kali dimenangkan oleh
Jerman. Jerman memiliki liga nasional Bundes Liga yang melahirkan
bintang-bintang sepakbola internasional. Beberapa pesepakbola dari Jerman,
antara lain Oliver Kahn, Franz Beckenbauer, dan Lothar Matthaus.
Kehidupan sosial di Jerman disebutkan
sangat modern dengan keberagaman dan agama yang ada. Kaum gay dan lesbian
dapat mengadopsi anak secara legal di negara ini.
5. Kebudayaan Belanda
Belanda. Apa yang ada dalam benak Anda
ketika nama negara ini disebutkan? Jika Anda penggemar sepak bola, dari dalam
memori akan langsung keluar sejumlah gambaran tentang kehebatan Tim Oranye
dalam memainkan Total Football yang nyaris tiada duanya.
Ya, negara Eropa Barat ini
sangat terkenal dengan kultur sepak bolanya. Ada banyak pemain besar lahir di
sini, mulai dari Johan Cruyff, Ruud Gullit, Marco van Basten, hingga Wesley
Snijder dan Arjen Robben. Beberapa klub sepak bolanya pun, semacam Ajax
Amsterdam, PSV Eindhoven, dan Feyenoord Rotherdam, merupakan klub sepak bola
ternama di dunia.
Bagi bangsa Indonesia, Belanda adalah
bagian dari sejarahnya yang tidak mungkin terlupakan. Beberapa abad lamanya,
Belanda menjadi “tuan” di sebagian besar wilayah nusantara, sebelum angkat kaki
dengan membawa segudang “harta karun” yang telah menjadikannya salah satu
negara kaya di Eropa.
Di luar itu semua, Belanda adalah negara
yang unik dan sangat menarik. Sebuah ungkapan menyebutkan, “God created the
world, but the Dutch created Holland.” Dengan bangganya, penduduk Negeri
Ratu Beatrix ini mengatakan, “Tuhan menciptakan dunia, tetapi orang Belanda-lah
yang menciptakan Negeri Belanda.” Apa maksudnya?
Sebutan lain yang populer untuk negeri
Belanda adalah negeri sepeda. Sebutan ini amat lekat sebab hanya Belanda yang
mempunyai jumlah sepeda terbanyak di dunia. Dibandingkan dengan penduduknya
yang hanya berjumlah 16,6 juta jiwa, populasi sepeda di negeri belanda mencapai
22 juta unit. Artinya, sejumlah warga mempunyai lebih dari satu sepeda.
Demikian besarnya populasi sepeda di
Belanda, membuat kendaraan kayuh tanpa bahan bakar ini benar-benar menjadi raja
jalanan. Semua kalangan bersepeda, dari menteri, warga darahbiru,
walikota, usahawan, pegawai negeri sipil, sopir bus, sampai penyapu jalanan.
a. Negara di Bawah
Lautan
Belanda termasuk negara eropa barat
“terendah di dunia”. Betapa tidak, setengah wilayah daratannya berada di bawah
permukaan laut. Setengahnya lagi didapatkan dari hasil “memodifikasi” lautan
yang menjorok ke dataran sehingga ketinggiannya tidak lebih dari 1 meter (3
kaki) di atas permukaan laut.
Walaupun demikian, provinsi Limburg, yang
berada di bagian tengara negeri Belanda, sedikit berbukit.Permukaan tertinggi
ialah Vaalserberg, yang berada di provinsi Limburg, mempunyai ketinggian 321 m.
Permukaan yang terendah ialah Nieuwerkerk aan den IJssel, yang berada 6.76
dibawah permukaan laut.
Belanda terletak di wilayah Eropa Barat.
Di sebelah timur berbatasan dengan Jerman, Selatan dengan Belgia dan untuk
bagian utara dan barat dibatasi oleh Laut Utara. Negara ini adalah pertemuan
budaya Jerman, Inggris, dan Perancis. Begitu tiba di Belanda,
Anda akan mudah untuk mengunjungi
kota-kota besar negara lian di Eropa. Brussels hanya ditempuh dalam waktu 2 jam
dengan kereta api, dan Anda akan mencapai Paris, Madrid atau Berlin dari
Amsterdam melalui penerbangan yang singkat.
Pertama kali yang akan Anda sadari ketika
sampai di negara eropa barat Belanda adalah betapa datarnya daratan negara ini.
Air di mana-mana, di danau, sungai, dan kanal. Lebih dari 16 juta jiwa tinggal
di Belanda yang memiliki luas 41.000 km2.
Meski luas wilayahnya sangat sempit, yaitu
sekitar 40 ribu km2, tidak lebih luas daripada propinsi Jawa Timur, namun
negara ini termasuk negara maju dengan pendapatan per kapita hampir US $30
ribu. Bandingkan dengan Indonesia yang pendapatan per kapitanya baru mencapai
US $2 ribu.
Orang-orang negara eropa barat Belanda
membangun tanggul atau parit di daerah berpayau dan yang tergenang air. Mereka
berusaha membendung dan memompa air tersebut sehingga muncullah daratan kering.
Pada awalnya, proses pemompaan air dilakukan dengan menggunakan kincir angin.
Saat ini, proses pemompaan telah menggunakan tenaga listrik.
Itulah mengapa, tanggul, saluran dan pintu
air, dan kincir angin menjadi peralatan yang menghiasi lanskap wilayah Belanda.
Peralatan-peralatan itu merupakan bagian penting dari sistem pengeringan dan
pengolahan air yang memungkinkan sebagian wilayah Belanda—khususnya wilayah
dekat lautan—tetap kering.
Tanpa itu semua, tampaknya negara eropa
barat Belanda akan menjadi “negeri banjir” dan selalu terendam air, terlebih
sebagain wilayahnya pun dialiri sungai-sungai besar yang sejajar dengan
daratan.
b. Mengatasi Kendala
Sumber Daya Alam
Dengan topografi semacam ini, Belanda
sangat miskin akan sumber daya alam. Namun, kondisi alam semacam ini, telah
mendorong bangsa Belanda untuk mengeksplorasi kemampuannya dalam menghadapi
segala kesulitan. Mereka memutar otak agar bisa keluar dari masalah.
Sumber daya alam dan tingkat perekonomian
suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara
teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat.
Akan tetapi, pada kenyataannya hal
tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya
akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi
yang rendah.
Hal ini disebabkan negara eropa barat yang
cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan
ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor
industri dan jasa.
Di samping itu, negara eropa barat yang
kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai
dalam mengolahnya.Korupsi , perang saudara , lemahnya pemerintahan dan
demokrasi juga menjadi faktor penghambat dari perkembangan perekonomian
negara-negara terebut.
Salah satu solusi nekat yang mereka
dapatkan adalah dengan berusaha “menaklukkan lautan”, mulai dari membendung dan
mengeringkan air laut sampai mengarungi samudera untuk mencari daerah jajahan
di dunia lain. Mereka berusaha memanfaatkan potensi yang dimilikinya
dengan membangun armada laut yang kuat dan mengoptimalkan jalur-jalur
perdagangan luar negeri berbasiskan laut.
Hasilnya, kita tahu bersama, wilayah
nusantara yang kaya raya berhasil ditaklukkan, demikian pula beberapa wilayah
lainnya di dunia, semacam Afrika Selatan dan Suriname. Semua kekurangan ini
pada gilirannya mampu menjadikan negara eropa barat Belanda sebagai negara yang
kaya di Eropa, bahkan dunia.
Efek selanjutnya, dengan dukungan ekonomi
yang kuat dan masyarakat yang sejahtera, negara Eropa Barat nan mungil ini
mampu mengembangkan bidang-bidang kehidupan lainnya, mulai seni budaya,
literatur, pertanian, ilmu pengetahuan, dan industri. Belanda yaitu negara
eropa barat pun melahirkan tokoh-tokoh besar dalam berbagai bidang kehidupan.
Dalam bidang seni misalnya, kita mengenal
nama-nama beken semacam Rembrandt, Jan Vermeer, Frans Hals, hingga Vincent van
Gogh yang melahirkan karya-karya besar (masterpiece) dalam seni lukis.
Para ilmuwan Belanda pun berhasil menemukan mikroskop dan teleskop yang banyak
berpengaruh bagi perkembangan sains dewasa ini.
Sebagai negara yang maju dalam
perindustrian, negara eropa barat Belanda menjadi salah satu negara dengan
tingkat polusi udara yang tinggi sebagai dampak dari aktivitas industri.
Masalah tersebut diimbangi oleh penduduk Belanda dengan penggunaan sepeda
sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan agar tidak memperburuk polusi
udara.
Selain untuk mengurangi polusi udara yang
berbahaya, bersepeda juga menyimpan sejuta manfaat bagi kesehatan, salah
satunya adalah mengurangi stress. Maka tak heran jika Belanda naik ke urutan
keempat sebagai “The World’s Happiest Country” yang salah satunya
dinilai berdasarkan kesehatan di level individu.
Berawal dari sebuah inovasi dalam
menghadapi tantangan krisis energi dan polusi udara, kini bersepeda telah
menjadi bagian dari budaya yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Salah satu keunikan Negeri Belanda ialah permukaan
tanahnya yang sangat rata. Hampir separuh daripada negara Belanda berada kurang
1 meter dpl. Walaupun demikian, provinsi Limburg, yang berada di bagian tengara
negeri Belanda, sedikit berbukit. Dataran tertinggi di negara eropa barat
Belanda hanya setinggi 323 m dan hal tersebut sudah disebut “Gunung”.
Permukaan tertinggi ialah Vaalserberg,
yang berada di provinsi Limburg, mempunyai ketinggian 323 m. Permukaan yang
terendah ialah Nieuwerkerk aan den IJssel, yang berada 6.76 dibawah permukaan
laut. Ternyata kita perlu belajar banyak hal dari Belanda yang merupakan negara
Eropa barat.
Demikian kebudayaan di negara Eropa Barat
yang berkembang, serta berpengaruh terhadap negara lainnya. Tentu saja
kebudayaan negara Eropa Barat tak bisa dipandang sebagai
kebudayaan yang tertinggi. Sebab, menilai sebuah kebudayaan adalah
relatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar